Sukabumi – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mempersiapkan peluncuran program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Program unggulan ini direncanakan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027.
Sekolah Maung bertujuan mengembalikan identitas sekolah-sekolah unggulan di Jawa Barat yang berbasis pada prestasi akademik sekaligus non-akademik. Melalui program ini, pemerintah provinsi ingin menciptakan generasi “Manusia Unggul” yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, dan prestasi di berbagai bidang.
Di Kabupaten/Kota Sukabumi, tiga sekolah menengah atas masuk dalam daftar calon sekolah yang akan dikembangkan menjadi Sekolah Maung. Ketiga sekolah tersebut adalah:
- SMAN 2 Kota Sukabumi
- SMAN 1 Pelabuhanratu
- SMKN 1 Cibadak
Ketiga sekolah ini dipilih karena dinilai memiliki potensi dan rekam jejak yang baik untuk menjadi pelopor program Sekolah Maung di wilayah Sukabumi.
Menurut rencana, sekolah-sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah Maung akan mendapatkan penguatan dan pengembangan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas tenaga pendidik, fasilitas belajar, kurikulum yang lebih kompetitif, hingga program pengembangan karakter dan prestasi siswa di bidang olahraga, seni, serta kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
Gubernur Dedi Mulyadi sebelumnya menyatakan bahwa Sekolah Maung bukan sekadar label baru, melainkan upaya serius untuk membangun sekolah yang benar-benar unggul dan mampu melahirkan lulusan-lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Dengan Sekolah Maung, kita ingin mengembalikan kejayaan sekolah-sekolah unggulan di Jawa Barat yang dulu dikenal karena prestasinya,” ujar Dedi Mulyadi dalam pernyataannya terkait program ini.
Pemilihan tiga sekolah di Sukabumi sebagai calon awal diharapkan menjadi momentum penting. Keberhasilan ketiga sekolah ini nantinya akan menjadi acuan bagi penyebaran program Sekolah Maung ke seluruh wilayah Jawa Barat.
Saat ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tengah melakukan persiapan teknis, termasuk penyusunan pedoman pelaksanaan, pemetaan kebutuhan infrastruktur, serta pelatihan bagi kepala sekolah dan guru di sekolah calon Sekolah Maung.
Masyarakat dan orang tua siswa di Sukabumi menyambut positif rencana ini. Banyak yang berharap program Sekolah Maung dapat meningkatkan kualitas pendidikan menengah di daerah mereka dan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi siswa untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu legacy Gubernur Dedi Mulyadi dalam membangun sumber daya manusia unggul di Jawa Barat.

