
Sukabumi – Rektor Institut KH. Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi, Dr. H. A. Suganda, M.Ag, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas suksesnya penyelenggaraan The 2nd International Conference on Social and Islamic Studies (ICONSIST) 2026 yang diselenggarakan oleh Pascasarjana INKHAS Sukabumi bekerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Konferensi internasional yang berlangsung secara hybrid pada 27–28 Juni 2026 tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring akademik global sekaligus menegaskan kiprah INKHAS Sukabumi di tingkat internasional.

Dalam sambutannya, Rektor INKHAS menegaskan bahwa konferensi internasional merupakan salah satu instrumen strategis perguruan tinggi dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui penguatan penelitian, publikasi ilmiah, dan kolaborasi lintas negara.
“ICONSIST menjadi wadah sharing ideas yang sangat penting bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, dan peneliti dalam bidang pendidikan, sosial, dan kajian keislaman. Melalui forum ini, berbagai hasil penelitian dan pemikiran dapat didiskusikan secara ilmiah sehingga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum YASPI Pondok Pesantren Syamsul Ulum, Dra. Hj. Neni Fauziah, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya meneladani perjuangan Pahlawan Nasional KH. Ahmad Sanusi sebagai ulama besar asal Sukabumi yang memiliki kontribusi signifikan dalam membangun pendidikan, keislaman, dan kehidupan sosial masyarakat Jawa Barat.
“Nama KH. Ahmad Sanusi yang disematkan dalam penamaan institut bukan hanya sekadar nama, tetapi bagaimana nilai perjuangan beliau dapat menjadi inspirasi bagi keluarga besar INKHAS Sukabumi,” ungkapnya.
Ketua Panitia ICONSIST 2026, Dr. Jasmansyah, M.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa konferensi tahun ini berhasil menghadirkan partisipasi akademik dari 10 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Uzbekistan, Belanda, Kirgistan, Mali, Maroko, Sri Lanka, Yaman, dan Turki. Sebanyak 450 peserta mengikuti kegiatan secara daring maupun luring yang berasal dari berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian.
Selain itu, konferensi menerima 110 artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam berbagai sesi paralel sesuai tema besar konferensi, yaitu “Rethinking Society: Islamic Perspectives on Digitalization, Sustainability, and Social Cohesion.”
ICONSIST 2026 menghadirkan keynote speakers terkemuka, yakni Prof. Dr. Phil. H. Sahiron, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, dan Dr. H. A. Suganda, M.Ag, Rektor INKHAS Sukabumi.
Konferensi ini juga menghadirkan para invited speakers dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia, yaitu Prof. Dr. H. Moh. Najib, M.Ag (UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia), Prof. Dr. Mohd Fauzi Abu-Hussin (Universiti Teknologi Malaysia), Prof. Usep Abdul Matin, S.Ag., M.A., Ph.D. (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Iskandar Sattibayev, M.A., Ph.D. (Kokand University, Uzbekistan), serta Uneash Rahmah, S.Sos., Lc., M.Sc. (Leiden University, Belanda).
Kehadiran keynote speakers dan invited speakers dari berbagai negara tersebut semakin memperkuat posisi ICONSIST sebagai forum akademik internasional yang mempertemukan para ilmuwan, peneliti, dan praktisi untuk mendiskusikan berbagai isu kontemporer terkait digitalisasi, keberlanjutan, kohesi sosial, pendidikan Islam, ekonomi syariah, tata kelola kelembagaan, dan pembangunan masyarakat berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan ICONSIST 2026, INKHAS Sukabumi kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan publikasi ilmiah yang berdaya saing global. Konferensi ini diharapkan mampu menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas, memperluas kolaborasi internasional, serta melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan, sosial, dan peradaban Islam di tingkat nasional maupun internasional.
